Dampak Positif dan Negatif Kemajuan
Teknologi dalam Bidang IPOLEKSOSBUDHANKAM
Kemajuan
teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini,
karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu
pengetahuan. Teknologi yang sebenarnya merupakan alat bentu/ekstensi kemampuan
diri manusia. Dewasa ini, telah menjadi sebuah kekuatan otonom yang justru
‘membelenggu’ perilaku dan gaya hidup kita sendiri. Dengan daya pengaruhnya
yang sangat besar, karena ditopang pula oleh system-sistem sosial yang kuat,
dan dalam kecepatan yang makin tinggi, teknologi telah menjadi pengarah hidup
manusia. Masyarakat yang rendah kemampuan teknologinya cenderung tergantung dan
hanya mampu bereaksi terhadap dampak yang ditimbulkan oleh kecanggihan
teknologi.
Perkembangan
teknologi memang sangat diperlukan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan
manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta
sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang
teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh
inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun manusia
tiudak bisa menipu diri sendiri akan kenyataan bahwa teknologi mendatangkan
berbagai efek negatif bagi manusia.
Oleh
karena itu untuk mencegah atau mengurangi akibat negatif kemajuan teknologi,
pemerintah di suatu negara harus membuat peraturan-peraturan atau melalui suatu
konvensi internasional yang harus dipatuhi oleh pengguna teknologi.
Istilah
“teknologi” berasal dari “techne “ atau cara dan “logos” atau
pengetahuan. Jadi secara harfiah teknologi dapat diartikan pengetahuan tentang
cara. Pengertian teknologi sendiri menurutnya adalah cara melakukan sesuatu
untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan akal dan alat, sehingga seakan-akan
memperpanjang, memperkuat atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, pancaindra
dan otak manusia.
Perkembangan
dunia iptek yang demikian pesatnya telah membawa manfaat luar biasa bagi
kemajuan peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut
kemampuan fisik cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat
mesin-mesin otomatis. Sistem kerja robotis telah mengalihfungsikan tenaga otot
manusia dengan pembesaran dan percepatan yang menakjubkan.
Begitupun
dengan telah ditemukannya formulasi-formulasi baru aneka kapasitas komputer,
seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai
bidang ilmu dan aktivitas manusia. Ringkas kata, kemajuan iptek yang telah kita
capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak
kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia.
Bagi
masyarakat sekarang, iptek sudah merupakan suatu religion. Pengembangan iptek
dianggap sebagai solusi dari permasalahan yang ada. Sementara orang bahkan
memuja iptek sebagai liberator yang akan membebaskan mereka dari
kungkungan kefanaan dunia. Iptek diyakini akan memberi umat manusia kesehatan,
kebahagiaan dan imortalitas. Sumbangan iptek terhadap peradaban dan
kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun manusia tidak bisa pula
menipu diri akan kenyataan bahwa iptek mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan
bagi manusia. Dalam peradaban modern yang muda, terlalu sering manusia
terhenyak oleh disilusi dari dampak negatif iptek terhadap kehidupan umat manusia.
Kalaupun iptek mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak
berarti iptek sinonim dengan kebenaran. Sebab iptek hanya mampu menampilkan
kenyataan.
Dampak
positif dan dampak negative dari perkembangan teknologi dilihat dari berbagai
bidang:
1.
Bidang Informasi dan komunikasi
Dalam
bidang informasi dan komunikasi telah terjadi kemajuan yang sangat pesat. Dari
kemajuan dapat kita rasakan dampak positipnya antara lain:
- Kita
akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru
di bumi bagian manapun melalui internet
- Kita
dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya
dengan melalui handphone
- Kita
mendapatkan layanan bank yang dengan sangat mudah. Dan lain-lain
Disamping
keuntungan-keuntungan yang kita peroleh ternyata kemajuan kemajuan teknologi
tersebut dimanfaatkan juga untuk hal-hal yang negatif, antara lain:
- Pemanfaatan
jasa komunikasi oleh jaringan teroris (Kompas)
- Penggunaan
informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa
disalah gunakan fihak tertentu untuk tujuan tertentu
- Kerahasiaan
alat tes semakin terancam Melalui internet kita dapat memperoleh informasi
tentang tes psikologi, dan bahkan dapat memperoleh layanan tes psikologi
secara langsung dari internet.
- Kecemasan
teknologi selain itu ada kecemasan skala kecil akibat teknologi komputer.
Kerusakan komputer karena terserang virus, kehilangan berbagai file
penting dalam komputer inilah beberapa contoh stres yang terjadi karena
teknologi. Rusaknya modem internet karena disambar petir.
- Manusia
semakin malas karena adanya barang-barang elektronik terlebih di era
modern ini perusahaan alat-alat elektronik selalu berlomba-lomba untuk
membuat hal yang meringankan kinerja otak maupun fisik manusia dan sudah
menjadi hal utama sehari-hari yang dilakukan oleh seluruh mayoritas
manusia tertentu.
2.
Bidang Ekonomi dan Industri
Dalam
bidang ekonomi teknologi berkembang sangat pesat. Dari kemajuan teknologi dapat
kita rasakan manfaat positifnya antara lain:
- Pertumbuhan
ekonomi yang semakin tinggi
- Terjadinya
industrialisasi
- Produktifitas
dunia industri semakin meningkat
- Persaingan
dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill
dan pengetahuan yang dimiliki.Kecenderungan perkembangan teknologi dan
ekonomi, akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi
tenaga kerja yang diperlukan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga
kerja yang dibutuhkan akan mengalami perubahan yang cepat. Akibatnya,
pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga
kerja yang mampu mentransformasikan pengetahuan dan skill sesuai
dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja yang berubah tersebut.
- Di
bidang kedokteran dan kemajauan ekonomi mampu menjadikan produk kedokteran
menjadi komoditi Meskipun demikian ada pula dampak negatifnya antara
lain;1. terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak
mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan2.
Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi
akan juga melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan:
konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental “instant”.
3.
Bidang Sosial dan Budaya
Akibat
kemajuan teknologi bisa kita lihat :
- Perbedaan
kepribadian pria dan wanita. Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini
semakin besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik
dalam dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis. Bahkan perubahan
perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya merupakan pekerjaan pria semakin
menonjol.Data yang tertulis dalam buku Megatrend for Women:From Liberation
to Leadership yang ditulis oleh Patricia Aburdene & John Naisbitt
(1993) menunjukkan bahwa peran wanita dalam kepemimpinan semakin membesar.
Semakin banyak wanita yang memasuki bidang politik, sebagai anggota
parlemen, senator, gubernur, menteri, dan berbagai jabatan penting
lainnya.
- Meningkatnya
rasa percaya diriKemajuan ekonomi di negara-negara Asia melahirkan
fenomena yang menarik. Perkembangan dan kemajuan ekonomi telah
meningkatkan rasa percaya diri dan ketahanan diri sebagai
suatu bangsa akan semakin kokoh.
Bangsa-bangsa Barat tidak lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa Asia.
- Tekanan,
kompetisi yang tajam di berbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi
globalisasi, akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja
keras Meskipun demikian kemajuan teknologi akan berpengaruh negatip pada
aspek budaya.
Kemerosotan
moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar.
Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan
berbagai keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat
menjadi “kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani”.
Kenakalan
dan tindak menyimpang di kalangan remaja semakin meningkat semakin lemahnya
kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di masyarakat, seperti gotong royong dan
tolong-menolong telah melemahkan kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan
penting dalam menciptakan kesatuan sosial. Akibat lanjut bisa dilihat bersama,
kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja dan pelajar semakin
meningkat dalam berbagai bentuknya, seperti perkelahian, corat-coret,
pelanggaran lalu lintas sampai tindak kejahatan.
Pola
interaksi antar manusia yang berubah kehadiran komputer pada kebanyakan rumah
tangga golongan menengah ke atas telah merubah pola interaksi keluarga.
Komputer yang disambungkan dengan telpon telah membuka peluang bagi siapa saja
untuk berhubungan dengan dunia luar. Program internet relay chatting (IRC),
internet, dan e-mail telah membuat orang asyik dengan kehidupannya sendiri.
Selain itu tersedianya berbagai warung internet (warnet) telah memberi peluang
kepada banyak orang yang tidak memiliki komputer dan saluran internet sendiri
untuk berkomunikasi dengan orang lain melalui internet. Kini semakin banyak
orang yang menghabiskan waktunya sendirian dengan komputer. Melalui program
internet relay chatting (IRC) anak-anak bisa asyik mengobrol dengan teman dan
orang asing kapan saja.
4.
Bidang Pendidikan
Teknologi
mempunyai peran yang sangat penting dalam bidang pendidikan antara lain:
- Munculnya
media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat
pendidikan. Dampak dari hal ini adalah guru bukannya satu-satunya sumber
ilmu pengetahuan.
- Munculnya
metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam
proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi terciptalah metode-metode
baru yang membuat siswa mampu memahami materi-materi yang abstrak, karena
materi tersebut dengan bantuan teknologi bisa dibuat abstrak.
- Sistem
pembelajaran tidak harus melalui tatap muka.
Dengan
kemajuan teknologi proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan
guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos internet dan lain-lain.Disamping
itu juga muncul dampak negatif dalam proses pendidikan antara lain:
Kerahasiaan
alat tes semakin terancam Program tes inteligensi seperti tes Raven,
Differential Aptitudes Test dapat diakses melalui compact disk.. Implikasi dari
permasalahan ini adalah, tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor, dan
pengembangan tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui
internet tersebut.
Penyalah
gunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak
kriminal. Kita tahu bahwa kemajuan di badang
pendidikan juga mencetak generasi yang berepngetahuan tinggi tetapi mempunyai
moral yang rendah. Contonya dengan ilmu komputer yang tingi maka orang akan
berusaha menerobos sistem perbangkan dan lain-lai
5.
Bidang Politik
Timbulnya
kelas menengah baru Pertumbuhan teknologi dan ekonomi di kawasan ini
akan mendorong munculnya kelas menengah baru. Kemampuan, keterampilan serta
gaya hidup mereka sudah tidak banyak berbeda dengan kelas menengah di
negara-negera Barat. Dapat diramalkan, kelas menengah baru ini akan menjadi
pelopor untuk menuntut kebebasan politik dan kebebasan berpendapat yang lebih
besar.
Proses
regenerasi kepemimpinan. Sudah barang tentu peralihan generasi
kepemimpinan ini akan berdampak dalam gaya dan substansi politik yang
diterapkan. Nafas kebebasan dan persamaan semakin kental.
Di
bidang politik internasional, juga terdapat kecenderungan tumbuh berkembangnya
regionalisme. Kemajuan di bidang teknologi komunikasi telah menghasilkan
kesadaran regionalisme. Ditambah dengan kemajuan di bidang teknologi
transportasi telah menyebabkan meningkatnya kesadaran tersebut. Kesadaran itu
akan terwujud dalam bidang kerjasama ekonomi, sehingga regionalisme akan
melahirkan kekuatan ekonomi baru.
6.
Bidang HanKam
lmu
Kepolisian telah mengidentifikasi dan mengkatagorikan bahwa perkembangan kejahatan
dimasa depan akan mengarah kedalam lima bentuk , antara lain :
a. New Dimention Of Crime
b. New Type Of Crime
c. Organize Crime
d. White Collar Crime
e. Terorism
Salah satu bentuk Kejahatan dari klasifikasi New Dimention Of Crime atau
kejahatan dengan dimensi baru adalah Kejahatan yang pada prosesnya menggunakan
teknologi informasi khususnya Komputer / Internet. Kehadiran Internet memang
sangat banyak manfaatnya disamping mempercepat Perolehan informasi juga
aksesnya yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai bidang kebutuhan hidup lainnya.
misalnya melalui Situs Internet digunakan untuk mengirim e mail, hiburan dsb.
Salah
satu ketentuan yang dapat dipedomani dalam hal barang bukti Adalah ketentuan
pada pasal 36 KUHAP yang mengatur tentang barang bukti yang dapat disita yaitu
:
1.
Benda atau tagihan tersangka / terdakwa yang seluruh atau sebagai diduga
diperoleh dari tindak pidana.
2.
Benda yang telah dipergunakan secara langsung untuk melakukan tindak pidana.
3.
Benda yang dipergunakan untuk menghalang – halangi penyidikan.
4.
Benda yang khusus dibuat atau diperuntukan melakukan tindak pidana.
5.
Benda lain yang mempunyai hubungan langsung dengan tindak pidana.
Berdasarkan
ketentuan tersebut diatas, maka dalam kasus
kejahatan
komputer maka benda – benda yang dapat dijadikan sebagai barang bukti :
1.
Seluruh perangkat komputer beserta Accesoriesnya ( Modem, Printer ) atau
Hadware.
2.
Softwere yang berhubungan ( Disket, Manual, Catalog ).
3.
Data output ( Prin out, catatan lalu – lintas giral ).
4.
Khususnya untuk kejahatan komputer dalam kegiatan perbankan maka dokumen –
dokumen yang berhubungan dengan kegiatan operasional perbankan tersebut (
Aplikasi transfer, Voucher, Nota Debet / Kridit dan lain – lain ).
1.Antisipasi
yuridis, yaitu upaya – upaya untuk mengkaji permaslahan Yuridis sebagai akibat
lemahnya ketentuan perundang undangan yang ada, mengingat sifat kejahatan
komputer yang sangat khas dan canggih sulit dideteksi dan seringkali tidak
meninggalkan bekas ( The Unsmoking Gun ). Berlangsung sangat cepat dan biasanya
menimbulkan kerugian yang sangat besar.
Sebagai
suatu contoh bahwa penafsiran analogis dan ekstensif yang selama ini dilakukan
oleh aparat penegak hukum, pada suatu saat tidak memadai lagi untuk diterapkan
terhadap pencurian data yang tersimpan dalam disket atau Hardisk apakah juga
dapat ditafsirkan sebagai barang yang menjadi obyek pencurian sebagai mana
diatur dalam pasal 362 KUHP, karena data yang dicuri ( Dengan cara mengcopy )
barang yang dicuri / diambil tidak bergerak dan tidak berkurang. Demikian pula
dengan perbuatan mengakseskan system komputer orang lain, apakah dapat
ditafsirkan sebagai memasuki rumah / pekarangan orang lain tanpa ijin perbuatan
– perbuatan lain seperti menyebarkan virus, memasang Logic Bomb dan melakukan Hacking
sampai saat ini belum tertampung dalam peraturan perundang – undangan yg ada ,
sedangkan perbuatan – perbuatan tsb sudah dirasakan sebagai suatu perbuatan
yang merugikan Masyarakat.
2.
Antisipasi teknologi, yaitu upaya – upaya memperkecil kerawanan kejahatan. Dari
segi penggunaan teknologi canggih serta perangkat – perangkatnya seperti
Komputer, Internet dll. Antisipasi demikian mengharuskan kita mencermati
perkembangan teknologi dan kerawanannya.
Dari
berbagai kasus pembobolan Bank yang ditangani Polri dapat disimpulkan bahwa
pengamanan terhadap Syestem Komputer haruslah mencakup sekurang – kurangnya 3 (
tiga ) hal yaitu :
a.
Architecture and planning
Komponen
arcitecture and Planning memerlukan bentuk pengamanan mengguasai semua aspek
dari perencanaan fasilitas yang akan diberikan komputer dan Infrastrukturnya
yang terkait. Pengamanan harus mencakup tempat dimana komputer akan dipasang,
artinya tiap – tiap penempatan komputer harus tercatat dan terdokumentasi .
b.
Manegement Of Security.
Disamping
itu, perlu disusun HTCK ( Hubungan tata cara kerja ) dari masing masing
pengguna yang mengatur lingkup tugas, tanggung jawab dan kewenangan dari masing
– masing personil pengguna. Dengan demikian akan memudahkan system pengawasan
dan pengamanan guna menghindari kemungkinan terjadinya penyalahgunaan wewenang
oleh orang dalam atau para pelaku kejahatan lainnya.
c.
Security teknologi
Perlu
adanya suatu system pengamanan yang Menggunakan dan memerlukan peralatan
pengamanan ( Scurity Devices ) yang tepat, dengan menggunakan teknologi yang
cangih berupa system alarm , Nation Detector, Closed Circuit Television, Sistim
pencegahan kebakaran dan penanggulanngannya. Demikian pula upaya – upaya untuk
mencegah dan menyelidiki kasus pencurian, pemalsuan, penggelapan, sabotase dll.
3.Antisipasi
sumber daya manusia yaitu menyiapkan manusia – manusia yang mengawaki peralatan
– peralatan dengan teknologi canggih tsb, agar mempunyai keahlian dan
ketrampilan yang bersih, jujur dan berwibawa. Perlu disadari bahwa sebaik
apapun peraturan / perundang – undangan dan teknologi yang digunakan namun
tetap akan ditentukan oleh factor manusia yang mengemban misi tsb ( The Man
Behind The Gun ).
Disamping
antisipasi tersebut, maka yang tidak kalah pentingnya bagi upaya penanggulangan
adalah kerjasama yang baik antara masyarakat yang terlibat pada kegiatan dan
perencanaan kemananan perusahaan ( Office Scurity ), Pemerintah, Pengacara,
Kepolisian, Kejaksaan dan bagi siapa saja yang telah memasuki Cyber Space atau
perusahaan E – COMMERCE.
Salah
satu upaya yang saya nilai sangat penting untuk mencegah tindak kriminal
memasuki Cyber Space , adalah forum seminar yang sedang dilaksanakan sekarang
ini dengan memberikan pelatihan dan sosialisasi kepada perusahaan, lembaga
Swasta dan Pemerintah melakukan pencegahan ( Prevention ) Perlindungan (
Protection ) dan teknik – teknik mendeteksi ( Detection ) terhadap hal – hal
yang menimbulkan pelanggaran hukum.
Dari
uraian tersebut diatas,maka untuk mampu Mengantisipasi dan menanggulangi
ancaman Cyber Crime tsb. adalah sbb :
1.
Aspek Perundang – undangan yang masih belum mampu mengakomodir
segala permasalahan / pelanggaran dalam Cyber Crime hal ini memerlukan
penyempurnaan dengan membuat undang – undang baru yang mampu mengikuti dinamika
masyarakat serta perkembangan teknologi.
2.
Aspek perkembangan teknologi yang sudah sangat menglobal,
sehingga penyebaran informasinya tidak mengenal batas waktu tempat dan ruang.
dalam sekejap arus informasi dunia akan bisa masuk keseluruh wilayah negara,
sehingga dimensi masalah Cyber Crime akan mencakup antar wilayah, Negara yang
sangat sulit untuk di deteksi, sehingga perlu adanya teknologi canggih yang
dapat mengontrol secara minimal arus informasi serta perkembangannya.
3.
Sumber daya manusia yang masih sangat terbatas akan menjadikan
kendala didalam mengawaki teknologi modern yang memerlukan sumberdaya Manusia
dengan tingkat Intelegensi tinggi. Polri sebagai salah satu komponen dalam
Criminal juctice system (CJS) dengan kemandiriannya yang telah berada langsung
dibawah Presiden mendapatkan peluang untuk dapat menata dan mengembangkan
organisasi Polri baik dari aspek SDM, Profesionalisme serta Penguasaan sarana /
prasarana teknologi canggih (Hitech) sehingga diharapkan akan mampu
mengantisipasi dan menangulangi Cyber Crime secara lebih efektif.
Namun
demikian pada operasionalisasinya dibidang preventif tentu saja Polri juga
sangat membutuhkan adanya dukungan dan partisipasi masyarakat dengan adanya
suatu system informasi security (SIS) yang mampu mendeteksi secara dini (Early warning)
pada saat terjadinya Cyber crime yang terpadu dengan system informasi
Kepolisian dan system informasi
Daftar Pustaka: