Rabu, 30 September 2015

Ciri,Unsur dan Teori Organisasi

CIRI, UNSUR & TEORI ORGANISASI


Ciri, Unsur, Teori Organisasi

Ciri Organisasi

Berikut ini adalah ciri- ciri organisasi secara umum :

  • Terdapat sebuah kelompok orang yang dapat dikenal dan saling mengenal.
  • Terdapat kegiatan yang berbeda- beda, tapi saling berkaitan ( interdependent part ) yang merupakan kesatuan kegiatan.

  • Masing- masing orang memberikan kontribusi berupa pemikiran, tenaga, dsb.Terdapat kewenangan, koordinasi dan pengawasan.Terdapat tujuan yang ingin dicapai.

  • Unsur – Unsur OrganisasiUnsur dasar yang membentuk suatu organisasi terdiri dari :1. Anggota organisasi.Yaitu, Orang-orang yang melaksanakan pekerjaan organisasi, membentuk organisasi serta terlibat dalam beberapa kegiatan primer. Orang-orang ini terlibat juga dalam kegiatan pemikiran-pemikiran yang meliputi konsep-konsep, penggunaan bahasa, pemecahan masalah, dan pembentukan gagasan. Mereka juga terlibat dalam kegiatan-kegiatan perasaan yang mencakup emosi, keinginan, dan aspek-aspek perilaku manusia lainnya yang bukan aspek intelektual. Mereka juga terlibat dalam kegiatan self-moving (mencakup kegiatan fisik). Dan mereka terlibat juga dalam kegiatan elektrokimia yang mencakup brain synaps (daerah kontak otak tempat impuls saraf ditransmisikan hanya ke satu arah).
  • 2. Pekerjaan dalam organisasiPekerjaan ini terdiri dari tugas-tugas formal dan tugas-tugas informal. Tugas-tuguas ini menghasilkan produk dan memberikan pelyanan organisasi. Pekerjaan ini ditandai oleh tiga dimensi universl ;IsiKeperluanKonteksPraktik-praktik pengelolaan
  • Teori Organisasi1. Teori Organisasi Klasik (Teori Tradisional)‏Berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai tahun 1800 (abad 19). Digambarkan oleh para teoritisi klasik sangat desentralisasi, tugasnya terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku.a. Teori BirokrasiDikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism. Kata birokrasi berasal dari kata legal-rasional. Organisasi itu legal, karena wewenangnya berasal dari seperangkat aturan prosedur dan peranan yang dirumuskan secara jelas, dan organisasi disebut rasional dalam hal penetapan tujuan dan perancangan organisasi untuk mencapai tujuan tersebut.b. Teori AdministrasiDikembangkan atas dasar sumbangan Henri Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooney dan Reily dari Amerika.Henry Fayol industrialis dari Perancis, pada tahun 1841-1925 mengemukakan dan membahas 14 kaidah manajemen yang menjadi dasar perkembangan teori administrasi adalah :- Pembagian kerja (division of work)- Wewenang dan tanggung jawab (authorityand responsibility)- Disiplin (discipline)- Kesatuan perintah (unity of command)- Kesatuan pengarahan (unity of direction)- Mendahulukan kepentingan umum daraipada pribadi- Balas jasa (remuneration of personnel)- Sentralisasi (centralization)- Rantai scalar (scalar chain)- Aturan (oreder)- Keadilan (equity)- Kelanggengan personalia (stability of tenure of personnel)- Inisiatif (initiative)- Semangat korps (spirit de corps)c. Manajemen IlmiahScientific management dikembangkan mulai tahun 1900 oleh Frederick Winslow Taylor. Ada 2 pendapat tentang manajemen ilmiah. Pendapat pertama mengatakan manajemen ilmiah adalah penerapan metode ilmiah pada studi, analisa dan pemecahan masalah-masalah organisasi. Pendapat kedua mengatakan manajemen ilmiah adalah seperangkat mekanisme atau teknik “a bag of tricks” untuk meningkatkan efisiensi kerja organisasi.
  • 2. Teori Neo Klasik (Teori Hubungan atau Manusiawi)‏Teori neoklasik secara sederhana sebagai teori/aliran hubungan manusiawi (The human relation movement). Teori neoklasik dikembangkan atas dasar teori klasik. Anggapan teori ini adalah menekankan pentingnya aspek psikologis dan social karyawan sebagai individu maupun sebagai bagian kelompok kerjanya atas dasar anggapan ini maka teori neoklasik mendifinisikan “suatu organisasi” sebagai sekelompok orang dengan tujuan bersama.
  • 3. Teori Organisasi ModernTeori modern disebut juga sebagi analisa system pada organisasi merupakan aliran besar ketiga dalam teori organisasi dan manajemen. Teori modern melihat pada semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan & saling ketergantungan, yang didalamnya mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu system tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil, akan tetapi organisasi merupakan system terbuka.

Sumber : http://www.ivantinusjerry.asia/2012/11/ciri-unsur-teori-organisasi.html


PENGETIAN ORGANISASI

PENGERTIAN ORGANISASI
Definisi Organisasi Menurut Para Ahli – Organisasi berasal dari kata Organon dari bahasa yunani yang berarti suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Secara umum organisasi memiliki pengertian kelompok kerja sama antara orang-orang yang diadakan untuk mencapai tujuan bersama.
Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat.

Pengertian Organisasi Menurut Para Ahli

Pengertian Organisasi Menurut James D. Mooney
Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan orang-orang untuk mencapai suatu tujuan bersama
Pengertian Organisasi Menurut John D. Millet
Organisasi adalah sebagai kerangka struktur dimana pekerjaan dari beberapa orang diselenggarakan untuk mewujudkan suatu tujuan bersama

Pengertian Organisasi Menurut Herbert. A. Simon
Organisasi adalah pola komunikasi yang lengkap dan hubungan-hubungan lain di dalam suatu kelompok orang-orang

Pengertian Organisasi Menurut Chester L. Barnard
Organisasi adalah sebuah sistem tentang aktivitas kerjasama dua orang atau lebih dari sesuatu yang tidak berwujud dan tidak pandang bulu, yang sebagian besar tentang persoalan silaturahmi

Pengertian Organisasi Menurut Dwight Waldo
Organisasi adalah sebagai suatu struktur dari kewenangan-kewenangan dan kebiasaan-kebiasaan dalam hubungan antara orang-orang pada suatu sistem administrasi

Pengertian Organisasi Menurut Luther Gulick
Organisasi adalah alat saling hubungan satuan-satuan kerja yang memberikan mereka kepada orang-orang yang ditempatkan dalam struktur kewenangan, dengan demikian pekerjaan dapat dikoordinasikan oleh perintah para atasan kepada para bawahan yang menjangkau dari puncak sampai ke dasar dari seluruh badan usaha

Pengertian Organisasi Menurut Henry L. Sisk
Organisasi sebagai suatu kesatuan, yaitu sekelompok orang yang terlibat bersama-sama di dalam hubungan yang resmi untuk mencapai tujuan-tujuan

Pengertian Organisasi Menurut Schein
Organisasi merupakan suatu sistem terbuka, yang memiliki interaksi konstan dengan lingkungannya, serta terdiri dari banyak sub-grup, unit-unit jabatan, susunan hierarki serta segmen yang tersebar secara geografis

Pengertian Organisasi Menurut Monir H. Thayeb
Organisasi dapat dilihat dengan dua cara berbeda, yaitu organisasi sebagai suatu sistem terbuka yang terdiri atas sub-sistem yang saling berkaitan, dan memperoleh input untuk diolah yang berasal dari lingkungan serta menyalurkan output hasil pengolahan ke lingkungan kembali, atau organisasi sebagai sekelompok orang yang berkerjasama untuk mencapai suatu tujuan bersama

Pengertian Organisasi Menurut Ernest Dale
Menurut Ernest Dale Sebuah struktur organisasi harus memuat tentang hal-hal berikut
Daftar pekerjaan yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi
Membagi jumlah beban kerja dalam tugas-tugas atau biasa disebut pembagian kerja (devision of work)
Menggabungkan tugas-tugas dalam keadaan yang logis dan efisien atau departementalisasi (departmentalization),menetapkan mekanisme untuk koordinasi,memonitor efektivitas struktur organisasi dan melakukan penyesuaian apabila diperlukan

Pengertian Organisasi Menurut Stephen P.Robbin
Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.

Sumber : //www.facebook.com/kasihku6/posts/831609700190236