Jumat, 01 April 2016

Tugas Minggu 2 Softskill

ITIL ( INFORMATION TECHNOLOGY INFRASTRUCTURE LIBRARY )

ITIL adalah suatu rangkaian konsep dan teknik pengelolaan infrastruktur, pengembangan, serta operasi teknologi informasi (IT). Nama ITIL merupakan merek dagang terdaftar dari Office of Government Technology (OGC) Britania Raya.
ITIL dipublikasikan pertama kali pada tahun 1989-1996.




1. Service Strategy

Ini merupakan inti dari ITIL Service Life Cycle yang memberikan panduan kepada pengimplementasian ITSM . Panduan ini disajikan dalam bentuk prinsip-prinsip dasar konsep ITSM, acuan, serta proses-proses inti.

Proses di dalamnya yaitu:

Service Portofolio ManagementFinancial ManagementDemand Management


2. Service Design


Agar layanan TI dapat memberikan manfaat pada bisnis, layanan TI harus terlebih dahulu didesain dengan tujuan bisnis dari pelanggannya. Service Design memberikan panduan kepada organisasi TI untuk bisa secara sistematis dan best practice mendesain dan membangun layanan TI.

Proses di dalamnya yaitu:

Service Catalog ManagementService Level ManagementSupplier ManagementCapacity ManagementAvailability ManagementIT Service Countinuity ManagementInformation Security Management


3. Service Transition


Menyediakan panduan kepada organisasi TI agar dapat mengembangkan kemampuan untuk mengubah hasil desain layanan TI. Tahapan ini menggambarkan bagaimana sebuah kebutuhan didefinisikan dalam Service Strategy, lalu dibentuk dalam Service Design dan selanjutnya secara efektif direalisasikan dalam Service Operation.

Proses di dalamnya yaitu:

Transation Planning and SupportChange ManagementService Assset and Configuration ManagementRelease and Deployment ManagementService ValidationEvaluationKnowledge Management


4. Service Operational


Ini adalah tahapan life cycle yang mencakup semua kegiatan operasional layanan-layanan TI. Di dalamnya terdapat beberapa panduan-panduan untuk mengelola layanan TI secara efisien.

Proses di dalamnya:

Event ManagementIncident ManagementProblem ManagementRequest FulfillmentAccess Management


COBIT ( CONTROL OJECTIVE FOR INFORMATION and RELATED TECHNOLOGY )



COBIT adalah sebuah proses model yang dikembangkan untuk membantu perusahaan dalam pengelolaan sumber daya teknologi informasi (IT).

COBIT dikembangkan oleh IT Governance Institute (ITGI), yang merupakan bagian dari Information Systems Audit and Control Association (ISACA) pada tahun 1992.



Komponen-Komponen Cobit



Cobit memiliki komponen-komponen sebagai berikut :


1. Executive Summary

2. Framework

3. Control Objective

4. Audit Guidelines

5. Management Guidelines

6. Control Practices



COBIT terdiri dari 4 domain, yaitu :


1. Planning & Organization

2. Aquisition & Implementation

3. Delivery & Support

4. Monitoring & Evaluation




HUBUNGAN ANTARA ITIL dan COBIT








COBIT mengatur masalah obyektif yang harus dicapai oleh sebuah organisasi dalam memberikan layanan IT, sedangkan ITIL merupakan best practice cara-cara pengelolaan IT untuk mencapai obyektif organisasi. Sehingga dapat dikatakan bahwa COBIT dan ITIL merupakan dua pendekatan dalam IT Governance dan tata kelola layanan teknologi informasi yang saling melengkapi. Apabila dibedah lebih jauh, relavansi ITIL tidak hanya berhenti di area Deliveri & Support, tetapi bisa kita petakan ke area COBIT lainnya.



Berikut ini adalah tabel dari framework COBIT dan ITIL yang saling melengkapi satu dengan lainnya



TUGAS MINGGU 1 SOFTSKILL

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN


Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengawasan, pengarahan, dll dalam suatu organisasi.

Sedangkan informasi adalah data yang sudah diolah sedemikian rupa sehingga memiliki nilai dan arti.
Dengan ini, dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan sistemyang mengolah serta mengorganisasikan data dan informasi yang berguna untuk mendukung pelaksanaan tugas dalam suatu organisasi.



FUNGSI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN


Fungsi utama diterapkannya sistem informasi manajemen dalam suatu organisasi adalah sebagai berikut:

1.    Mempermudah pihak manajemen untuk melakukan perencanaan, pengawasan, pengarahan dan pendelegasian kerja kepada semua departemen yang memiliki hubungan komando atau koordinasi dengannya.

2.    Meningkatkan efisiensi dan efektifitas data yang tersaji akurat dan tepat waktu.

3.    Meningkatkan produktifitas dan penghematan biaya dalam suatu organisasi.

4.    Meningkatkan kualitas sumber daya manusia karena unit sistem kerja yang terkoordinir dan sistematis.



MANAJEMEN LAYANAN TEKNOLOGI INFORMASI (INFORMATION TECHNOLOGY SERVIDE MANAGEMENT (ITSM)).



ITSM adalah suatu metode pengelolaan sistem teknologi informasi (TI) yang terpusat pada perspektif konsumen layanan TI terhadap bisnis perusahaan.



ITSM umumnya menangani masalah operasional manajemen teknologi informasi (kadang disebut operations architecture) dan bukan pada pengembangan teknologinya sendiri.


Contohnya, proses pembuatan perangkat lunak komputer untuk dijual bukanlah fokus dari disiplin ini, melainkan sistem komputer yang digunakan oleh bagian pemasaran dan pengembangan bisnis di perusahaan. Perangkat lunak-lah yang merupakan fokus perhatiannya. Banyak pula perusahaan non-teknologi, seperti pada industri keuangan, ritel, dan pariwisata, yang memiliki sistem TI yang berperan penting, walaupun tidak terpapar langsung kepada konsumennya.



HUBUNGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN dan TEKNOLOGI INFORMASI


Sistem informasi manajemen dengan teknologi informasi sangat berhubungan, karena keduanya bergerak dibidang informasi (pengolahan) dan teknologi informasi merupakan bagian dari sistem informasi.

Karena sistem informasi dapat tersusun oleh beberapa teknologi informasi. Sehingga apabila teknologi informasi mengalami kerusakan, maka mempengaruhi sistem informasi atau sistem informasi juga akan mengalami gangguan