Jumat, 27 Oktober 2017

AUDIT SISTEM INFORMASI

1. Perbandingan +/- standar audit SI
 

2. a. Konsep dasar kontrol dan audit sistem informasi(SI): untuk mengetahui apakah pengelolaan sistem dan tteknologi informasi telah mencapai tujuan strategisnya, seperti meningkatkan perlindungan terhadap aset-aset(Asset Saveguard), menjaga integritas data(Data Integrity), meningkatkan efektifitas sistem(Effectivity), dan meningkatkan efisiensi sistem(Efficiency).

b. Prinsip-prinsip dasar proses audit SI : Ada 5 prinsip audit SI, yaitu : 
- Ethical conduct : Berdasar pada profesionalisme, kejujuran, integritas, kerahasiaan, dan kebijaksanaan.
- Fair Presentation : Kewajiban melaporkan secara jujur dan akurat.
- Due professional care : Implementasi dari kesungguhan dan pertimbangan yang diberikan.
- Independence
- Evidence-base approach.

Adapun proses-proses meng-audit, seperti :
- Perencanaan Audit(Planning The Audite)
- Pengujian Pengendalian(Test of Controls)
- Pengujian Transaksi(Test of Transaction)
- Pengujian Keseimbangan atau Keseluruhan Hasil(Tests of Balances or Overal Result)
- Penyelesaian/ Pengakhiran Audit(Completion of The Audit)

c. Standar dan panduan audit SI : Standar Audit SI tidak lepas dari standar professional seorang auditor SI, yaitu ukuran mutu pelaksanaan kegiatan profesi yang menjadi pedoman bagi para anggota profesi dalam menjalankan tanggung jawab profesinya.

3. a. Kontrol Internal : Proses yang dipengaruhi oleh sumber daya manusia dan sistem teknologi informasi yang dirancang untuk membantu organisasi mencapai suatu tujuan tertentu atau suatu cara untuk mengarahkan, mengawasi, dan mengukur sumber daya suatu organisasi.

Ruang Lingkup Kontrol Internal : Menilai keefektifan sistem pengendalian intern, pengevaluasian terhadap kelengkapan dan keefektifan sistem pengendalian internal yang dimiliki organisasi, serta kualitas pelaksanaan tanggung jawab yang diberikan.

Sistem Kontrol Internal : Suatu sistem atau sosial yang dilakukan perusahaan yang terdiri dari struktur organisasi, metode, dan ukuran-ukuran untuk menjaga dan mengarahkan jalan perusahaan agar bergerak sesuai dengan tujuan dan program perusahaan dan mendorong efisiensi serta dipatuhinya kebijakan manajemen.

b. Control Objectives : Efektivitas proses departemen dalam mendukung desain dan persetujuan kerangka pengendalian program berbasis risiko dan mengatur dan mendukung pengumpulan dan penggunaan laporan penerima.

Control Risks : Risiko pengendalian(control risks) adalah salah satu material yang tidak dapat dicegah ataupun dideteksi secara tepat pada waktunya oleh berbagai kebijakan dan prosedur struktur pengendalian intern perusahaan.  

c. Management Control Framework : Mengumpulkan dan menggunakan informasi untuk mengevaluasi kinerja berbagai sumber daya organisasi secara keseluruhan.

Application Control Framework : Sistem pengendalian intern komputer yang berkaitan dengan pekerjaan dan kegiatan tertentu yang telah ditentukan. Berkaitan dengan ruang lingkup proses  bisnis individu atau sistem aplikasi.

d. Corporate IT governance : Kumpulan kebijakan, proses atau aktifitas dan prosedur untuk mendukung pengoperasian TI agar hasilnya sejalan dengan strategi bisnis.

4.  Aspek Management Control Framework :  
- Defining, creating, redefining, retiring data (dengan wawancara,    observasi)
- Membuat database tersedia untuk semua user
- Menginformasikan dan melayani user
- Memelihara integritas data
- Monitoring operations

STANDAR dan PANDUAN UNTUK AUDIT SI

ISACA adalah suatu organisasi profesi internasional di bidang tata kelola teknologi informasi yang didirikan di Amerika Serikat pada tahun 1967. Awalnya dikenal dengan nama lengkap Information Systems Audit and Control Association, saat ini ISACA hanya menggunakan akronimnya untuk merefleksikan cakupan luasnya di bidang tata kelola teknologi informasi.

ISACA didirikan oleh individu yang mengenali kebutuhan untuk sumber informasi terpusat dan bimbingan dalam bidang tumbuh kontrol audit untuk sistem komputer. Hari ini, ISACA memiliki lebih dari 115.000 konstituen di seluruh dunia dan telah memiliki kurang lebih 70.000 anggota yang tersebar di 140 negara. Anggota ISACA terdiri dari antara lain auditor sistem informasi, konsultan, pengajar, profesional keamanan sistem informasi, pembuat perundangan, CIO, serta auditor internal. Jaringan ISACA terdiri dari sekitar 170 cabang yang berada di lebih dari 60 negara, termasuk di Indonesia.


ISACA mulai pada tahun 1967, ketika sekelompok kecil orang dengan kontrol pekerjaan-audit serupa di sistem komputer yang menjadi semakin penting untuk operasi mereka organisasi-duduk untuk membahas perlunya sumber informasi terpusat dan bimbingan dalam bidang. Pada tahun 1969, kelompok formal, menggabungkan sebagai Asosiasi EDP Auditor. Pada tahun 1976 asosiasi membentuk yayasan pendidikan untuk melakukan upaya penelitian besar-besaran untuk memperluas pengetahuan dan nilai tata kelola TI dan bidang kontrol. Sebelumnya dikenal sebagai Audit Sistem Informasi dan Control Association, ISACA sekarang berjalan dengan singkatan saja, untuk mencerminkan berbagai profesional TI pemerintahan yang dilayaninya.

Menurut ISACA, pemegang gelar CISA mempunyai competitive advantage dengan memastikan bahwa:
1.     Audit sistem informasi dilakukan sesuai dengan standar, panduan, dan best practises terkait
2.   Suatu perusahaan melaksanakan tata-kelola teknologi informasi (corporate governance of IT)
3. Manajemen atas sistem dan infrastruktur IT (systems and infrastructure life cycle management) dilakukan sesuai dengan tujuan perusahaan
4. Arsitektur keamanan didesain untuk menjaga prinsip kerahasiaan (confidentiality),integritas (integrity),dan ketersediaan (availability) atas information assets
5.    Program disaster recovery dan business continuity direncanakan dengan baik dan dampak resikonya diminimalisir


Berikut beberapa pengakuan atas sertifikasi CISA dari beberapa lembaga:
1. Departemen Pertahanan Amerika (US Department of Defence) mengharuskan staff information assurance-nya memiliki sertifikat tertentu, di antaranya gelar CISA
2. Undang-undang Keamanan Informasi di Korea mensyaratkan audit sistem informasi dilakukan oleh pemegang sertifikasi tertentu, misalnya CISA
3.   Bursa Efek India mengakui sertifikasi profesional CISA sebagai salah satu prasyarat untuk melakukan systems audit
4.  Menurut Undang-undang di Rumania, bank yang akan menerapkan sistem pembayaran elektronik (misalnya melalui internet) diharuskan melewati proses sertifikasi dahulu oleh auditor yang memiliki gelar CISA

Ujian CISA ini dilakukan 2 kali setahun, sekitar bulan juni dan desember. Jumlah soal ujiannya ada 200, multiple-choice dan minimal harus bener 75% supaya lulus.

Ada 6 area/topik dalam ujian CISA :

1.    Information systems audit process (sekitar 10% dari total jumlah soal)
2.    Information systems governance (15%)
3.    Systems and infrastructure life cycle management (16%)
4.    Information technology service delivery and support (14%)
5.    Protection of information assets (31%)
6.    Business continuity and disaster recovery (14%)

Supaya bisa dapat gelar CISA, gak cuma harus lulus ujian doank. Ada juga beberapa persyaratan lainnya:

1.    Harus punya pengalaman 5 tahun dalam information systems audit, control, or security (bisa disubstitusi dengan persyaratan tertentu)
2.    Mematuhi ISACA Code of Professional Ethics
3.    Menjalankan IS Auditing Standards yang dikeluarkan ISACA
4.    Ikut program CPE (Continuing Professional Education)

Syarat Kelulusan

ISACA menggunakan dan laporan nilai pada skala umum 200-800. Sebagai contoh, skor skala dari 800 mewakili nilai sempurna dengan semua pertanyaan dijawab dengan benar; skor skala dari 200 adalah skor terendah mungkin dan menandakan bahwa hanya sejumlah kecil pertanyaan yang dijawab dengan benar. Calon harus menerima skor 450 atau lebih tinggi untuk lulus ujian.Sebuah skor 450 merupakan standar yang konsisten minimal pengetahuan sebagaimana ditetapkan oleh ISACA CISA Komite Sertifikasi itu. Seorang kandidat menerima nilai kelulusan kemudian dapat mengajukan permohonan sertifikasi jika semua persyaratan lain terpenuhi.
IIA COSO(The Comitte of Sponsoring Organizations of the threadway commision's) : pengendalian intern, yang penggunaannya mencakup penentuan tujuan pengendalian pelaporan keuangan dan proses operasional dalam konteks organisasional, sehingga perbaikan dan kontrol dapat dilakukan secara menyeluruh.

ISO 1799 : Menghadirkan sebuah standar untuk sistem manajemen keamanan informasi yang meliputi dokumen kebijakan keamanan informasi, alokasi keamanan informasi tanggung jawab menyediakan semua pemakai dengan pendidikan dan pelatihan di dalam keamanan informasi, mengembangkan suatu sistem untuk laporan peristiwa keamanan, memperkenalkan virus kendali, mengembangkan suatu rencana kesinambungan bisnis, mengikuti kebutuhan untuk pelindungan data, dan menetapkan prosedur untuk mentaati kebijakan keamanan.

REFERENSI :

Sabtu, 07 Oktober 2017

LEMBAGA-LEMBAGA AUDITOR SISTEM INFORMASI DI INDONESIA


1. BPK RI

BPK RI didirikan tahun 1946 yang bertugas untuk melakukan audit yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan negara dan tanggung jawab yang dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga negara lain seperti Bank Indonesia, BUMN, BUMD, Dewan Pelayanan Publik, dan lembaga lain yang mengelola keuangan negara. BPK RI menyerahkan hasil audit kepada DPR, DPD, dan DPRD sesua dengan kewnangan masing-masing.


2. BPKP(Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) 

BPKP didirikan tahun 2006. BPKP bertugas mengendalikan keuangan dan pengawasan pembangunan nasional serta meningkatkan pendapatan negara dan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengeluaran anggaran pemerintah nasional dan regional. Tugas lain BPKP adalah mengevaluasi penerapan sistem pengendalian internal untuk mendeteksi dan menghalangi korupsi, serta menginvestigasi penyelewengan keuangan.


REFERENSI :

ANALISIS RISIKO

Analisis Risiko adalah metode analisis yang melipti faktor penilaian, karakterisasi, komunikasi, manajemen dan kebijakan yang berkaitan dengan risiko tersebut. Tahapan analisis risiko yaitu :

1. Identifikasi Hazard
Informasi yang didapat bertipe hazard dan magnitude hazard.

2. Proyeksi Risiko
Proyeksi dilakukan untuk merating risiko berdasarkan kecenderungan bahwa risiko tersebut akan menjadi nyata dan segala konsekuensi dari masalah yang berhubungan dengan risiko tersebut.

3. Penilaian Risiko
Risiko diberi bobot berdasarkan persepsi dampak dan prioritas.

4. Teknik Penilaian Risiko

a. Penilaian Kuantitatif
Suatu penilaian risiko yang mengenali pengendalian pengamanan apa dan bagaimana yang seharusnya diterapkan serta berapa besaran biaya untuk menerapkannya.

b. Penilaian Kualitatif
Penilaian untuk meningkatkan kesadaran atas masalah keamanan sistem informasi dan sikap dari sistem yang sedang dianalisis.

REFERENSI :

JENIS-JENIS AUDIT

Jenis - Jenis Audit
1. Audit Internal

Audit Internal adalah suatu kegiatan menilai program apakah hasil yang dicapai telah sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan guna memenuhi kebutuhan pimpinan.

2. Audit Sistem Informasi
Audit Sistem Informasi adalah suatu proses mengumpulkan dan menilai bukti-bukti apakah sistem komputer dapat mengamankan aset dan memelihara integritas data. Biasanya dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik(KAP) terhadap perusahaan yang umumnya menggunakan system Electronic Data Processing(EDP).

3. Audit Kecurangan(Fraud)
Audit Kecurangan(Fraud Auditting) adalah proses untuk memeriksa apakah suatu laporan keuangan telah terjadi kecurangan/fraud yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu. 

4. Audit Keuangan(Eksternal Audit)
Audit Keuangan adalah audit yang dilakukan oleh eksternal auditor maupun internal terhadap laporan keuangan suatu perusahaan apakah laporan keuangan sesuai dengan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan. Hasil dari audit tersebut diberikan kepada pihak luar perusahaan seperti kreditur, pemegang saham, dan kantor pelayanan pajak.

5. Audit Operasional
Audit Operasional adalah pemeriksaan terhadap operasi suatu perusahaan, termasuk kebijakan akuntansi dan operasional yang ditetapkan manajemen dengan tujuan untuk mengetahui apakah operasi telah dilakukan secara efektif, efisisen, dan ekonomis. 

6. Audit Ketaatan (Complience Audit)
Audit Ketaatan adalah pemeriksaan dengan tujuan mengetahui apakah perusahaan tersebut telah mentaati peraturan dan kebijakan yang berlaku, baik yang diberlakukan pihak intern perusahaan atau ekstern perusahaan.

REFERENSI :

Selasa, 25 April 2017

Pembuatan Animasi Tentang Banjir Menggunakan PowerPoint



Abstrak
Suatu informasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk tidak membuang sampah ke sungai tentu sangat perlu diterapkan di dalam kehidupan masyarakat, karena dampak dari akibat membuang sampah di aliran sungai mengakibatkan aliran sungai tersumbat sehingga dapak menyebabkan banjir. Maka dari itu dalam hal ini penulis ingin memberikan sedikit gambaran tentang bencana banjir di Jakarta yang akan  dibuat dalam sebuah “pembuatan animasi tentang banjir di Jakarta”, dalam pembuatan animasi ini tentunya penulis mengharapkan bahwa kita sebagai manusia dapat menjaga kebersihan lingkungan dan sadar akan betapa pentingnya menjaga ekosistem alam dengan baik. Dalam pembuatan animasi ini diperlukan beberapa objek diantaranya background, gambar awan, mobil, hujan dan air berbasis gif, dan ada pula aplikasi yang kita butuhkan dalam pembuatan animasi ini adalah Photosop dan Microsoft Power Point. Adapun hasil akhir dari pembuatan animasi tersebut akan di simpan dalam format PPT.


Pendahuluan

Latar belakang Masalah
Seiring kemajuan teknologi banyak hal bisa dilakukan secara instan. Sering manusia melakukan hal apapun agar tujuannya tercapai tanpa memikirkan dampak bagi alam. Sebagai contoh di Indonesia banyak terjadi bencana alam. Contohnya adalah banjir. Banjir adalah genangan air yang meluap yang tidak bisa menampung lagi volume air yang semakin besar. Dari tema animasi kelompok kami yang bertemakan banjir kami berupaya untuk membuat animasi tersebut. Diperlukan kesadaran manusia sedari dini, tindakan nyata, penanggulangan dan sosialisasi kepada masyarakat umum untuk menjaga lingkungan sebelum terlambat. Menggunakan IT menjadi sebagai salah satu media untuk membantu dalam proses sosialisasi. Beberapa contoh melalui video dengan durasi yang tidak cukup panjang. Kurangnya video yang menarik dan cerita yang belum dirancang menyebabkan saat proses sosialisasi berlangsung menjadi kurang menarik. Dari beberapa kendala maka penulis melihat peluang untuk membuat animasi dengan konsep animasimengenai kerusakan lingkungan menggunakan microsoft power point. Teknik animasi di powerpoint merupakan suatu terobosan baru dari penulis agar proses sosialisasi dan edukasi yang dilakukan lebih maksimal mengenai pesan – pesan yang akan disampaikan. Maka penulis memutuskan untuk membuat penulisan dengan judul "Pembuatan animasi tentang banjir di jakarta" dengan menggunakan Microsoft Power Point.

Landasan Teori

Power Point
Microsoft Power Point adalah program komputer yang dikhususkan untuk presentasi. Microsoft Power Point ini merupakan pengembangan dari Microsoft lainnya. Aplikasi Microsoft Power Point ini pertama kali dikembangkan oleh Bob Gaskin dan Dennis Austin sebagai presentator untuk perusahaan bernama Forethought, Inc yang kemudian mereka ubah namanya menjadi Power Point.
Pada 1987, Power Point versi 1.0 dirilis dan komputer yang didukungnya adalah Apple Macintosh. Power Point kala itu masih menggunakan warna hitam/putih, yang mampu membuat halaman teks dan grafik untuk transparasi overheadprojector (OHP). Setahun kemudian, versi baru dari Power Point muncul dengan dukungan warna, setelah Macintosh berwarna muncul ke pasaran. (Aqila Smart, 2012: 65).
Sejak tahun 1990, Power Point telah menjadi bagian standar yang tidak terpisahkan dalam paket aplikasi kantoran Microsoft Office System (kecuali Basic Edition). Versi terbaru adalah Microsoft Office Power Point 2007 (Power Point12), yang diliris pada November 2006, merupakan sebuah lompatan yang cukup jauh dari segi antar muka pengguna dan kemampuan grafik yang ditingkatkan. Selain itu, dibandingkan dengan format data sebelumnya yang merupakan data biner dengan ekstensi. Power Point versi ini menawarkan format data XML dengan ekstensi. (Aqila Smart, 2012: 66).

Photoshop

            Aplikasi adobe photoshop adalah program komputer yang merupakan perangkat  lunak atau software yang di gunakan untuk pengolahan gambar/foto, dapat di gunakan untuk memanipulasi foto sehingga hasil foto lebih menarik. Suyati, (2008 : 1).
Aplikasi  Adobe Photoshop pada dasarnya merupakan aplikasi pengolah gambar,  namun seringkali  Volume 1 Nomor 2  Mei 2012 pula ia digunakan untuk mengubah tampilan suatu objek, misalnya teks atau tulisan. Adobe  Photoshop bukan pengolah kata, tapi ia dapat membuat beragam  efek menarik untuk  mempercantik tampilan gambar dan teks. Kaeruddin, (2005 : 13)
Aplikasi program adobe photoshop adalah program yang berorientasikan untuk mengedit, memodifikasi, maupun memanipulasi gambar atau foto, pengaturan warna yang semakin akurat, penggunaan fasilitas efek dan filter yang semakin canggih, dan fasilitas pemodifikasian tipografi teks yang semakin unuk dan fantastik. Agung, (2011 : 2)
Adobe Photoshop adalah salah satu sofware untuk mengolah foto ataupun gambar, dengan adobe photoshop kita dapat memperbaiki dan mempercantik foto yang ingin kita cetak dengan menambahkan efek dalam
foto tersebut, sehingga foto yang biasa menjadi sebuah foto dengan tampilan yang berbeda dan menarik.
Kelebihan dari Adobe Photoshop: (1) membuat tulisan dengan effect tertentu, (2) membuat tekstur dan material yang beragam, (3) mengedit foto dan gambar yang sudah ada, (4) memproses materi Web.Sedangkan
Kelemahan dari Adobe Photoshop dalam menciptakan Image adalah bahwa Adobe Photoshop hanya bisa digunakan untuk menciptakan Image yang statis, dan juga dengan berkembangnya versi Photoshop sekarang ini spesifikasi Komputer untuk menjalankan program Adobe Photoshop juga harus sudah tinggi dan yang pasti akan diimbangi oleh harga yang tinggi pula.
Dasar dari teori editing adalah ketika seseorang melihat satu shot atau gambar dan berlanjut ke shot lainya, secara alamiah akan menghubungkan atau ber asosiasi menjadi rangkaian yang utuh. Inilah dasar sederhana dari teori editing. Editing foto adalah merencanakan dan memilih serta menggabungkan kembali potongan gambar yang diambil para editor untuk disiarkan dalam bentuk modifikasi gambar (Nardi, 2011: 47).

Pembahasan

Cara Membuat Animasi di PowerPoint
Untuk artikel kali ini penulis akan berbagi cara membuat animasi di powerpoint serta cara mengubah / menconvert file powerpoint agar menjadi file video yang bisa di buka tanpa menggunakan progam powerpoint. Sekedar flasback power point merupakan salah satu aplikasi bawaan microsoft office yang biasanya sering di gunakan untuk keperluan presentasi, namun tidak jarang juga Ms power point di gunakan untuk membuat animasi sederhana.
Cara untuk membuat animasi di power point bisa sobat simak pada penjelasan berikut ini :
  • Pertama silahkan buka program aplikasi Ms power pointnya di Start >> All Programs >> Microsoft Office >> Microsoft Power Point
  • Kemudian anda tentukan animasi yang ingin dibuat di power point, misal dalam contoh kali ini kita akan memuat animasi banjir di Jakarta. maka caranya adalah tambahkan objek-objek yang di perlukan misal di sini saya menambahkan objek, diantaranya background, mobil, awan, hujan, matahari,  dan air yang akan dijadikan naik seperti banjir, dari clip art dengan memilih menu Insert >> ClipArt pada search clipart klik tombol Go dan pilih gambar yang di inginkan.
·         Selanjutnya adalah menentukan animasi yang sobat inginkan, caranya pilih objek yang akan di kasih animasi “mobil” kemudian klik menu Animation, pilih Add Animation dan pilih animasi yang menurut anda paling sesuai/menarik. Salah satunya mode motion path lalu bias pilih alur objek tersebut.

·         Silahkan coba jalankan slide shownya, dan jika sudah berjalan sesuai harapan berarti tinggal menyimpan (save).
Adapun agar bisa di jalankan tanpa menggunakan power point, kita harus menconvert “mengganti” menjadi file video (.mwv) sehingga nantinya animasi tersebut bisa berjalan tanpa menggunakan power point. berikut cara mengganti ke menjadi video pada power point :

·         Pilih menu File >> Save As, pada file yang akan dijadikan file video tadi.

·         Kemudian pada bagian Save as type sobat ganti menjadi Windows Media Video (.wmv)

·         Terakhir pilih tombol Save, maka anda sekarang sudah bisa menggantinya menjadi file video (.wmv)

Kesimpulan
Pada pembuatan animasi ini dapat digunakan dalam aplikasi apa saja, salah satunya  adalah microsoft power point. Pada microsoft power point iniuntuk membuat animasi harus sediakan terlebih dahulu tema yang kita ingin buat, lalu objek yang ingin digunakan dan juga sound yang pas pada tema tersebut. Animasi yang di pakai juga harus sesuai dengan gerakan objeknya. Pada pembuatan animasi ini harus memperhatikan ketelitian, kecermatan dan keselarasan antara objek, latar dan sound. 
Berdasarkan hasil animasi dan pembahasan keseluruhan, khususnya pada daerah Jakarta maka kesimpulan yang dapat ditarik oleh penulis adalah sebagai berikut :
1.      Daerah  Jakarta ini terjadi banjir disebabkan oleh pemukiman padat penduduk, saluran air yang diperkecil, alih fungsi lahan, tidak ada resapan air, dan pembuangan sampah yang liar.
2.      Karena daerah ini sering di datangi banjir, maka warga yang menjadi korban banjir yang selalu terkena dampak nya, seperti :
a.       Ancaman wabah penyakit
b.      Aktivitas masyarak terganggu
c.       Ancaman penyakit diare
d.      Penyakit yang disebabkan oleh nyamuk
3.       Cara mengatasi banjir di daerah Jakarta adalah :
a.       Membuat daerah resapan air yang lebih luas lagi, dan jangan memperkecil saluran air yang sudah ada.
b.      Mengkaji ulang tata kota daerah Kebagusan, untuk mengetahui titik-titik daerah banjir.
c.       Membuat tanggul baik yang permanent atau non permanent dirumah masing-masing    yang selalu terkena banjir.
d.      Dan di himbaukan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah pada tempatnya.
e.       Jangan mendirikan bangunan di lahan yang memang rawan banjir.

Saran
Marilah Kita Menjaga Lingkungan Ini Agar Tidak Terjadi Hal-hal yang tidak Diinginkan Semisal Banjir. Lingkungan ini adalah lingkungan kita yang penting untuk dijaga kebersihan dan kelestariannya untuk meningkatkan kualitas hidup kita. Jaga kebersihan dan kelestarian lingkungan juga merupakan kewajiban bagi kita agar terhindar dari bencana banjir yang akan membawa bencana yang lainnya, seperti kematian yang diakibatkan penyakit yang menyerang saat banjir.

Daftar Pustaka
Jurnal tentang pembuatan animasi
pembuatan film pendek action format 3d Jurnal media informatika vol.11 no.1, februari 2015

Dibuat Oleh :
Eva Dwi Permatasari
Luky Amanda
Muhammad Deny Adam
Muhammad Ferry Rahman
Muhammad Ilham
Muhammad Uxy
Rangga Adrian
Sarah Amanda
Yusuf Muhammad