A.
Frame
ü Frame (Minsky, 1975)
dipandang sebagai struktur data static yang digunakan untuk merepsentasi-kan
situasi-situasi yang telah dipahami dan stereotype.
ü Frame digunakan untuk
merepresentasikan pengetahuan stereotype atau pengetahuan yang didasarkan
kepada karakteristik yang sudah dikenal yang merupakan pengalaman masa lalu.
ü Frame berupa kumpulan
slot-slot (representasi entitas sebagai struktru objek) yang merupakan atribut
untuk mendeskripsikan pengetahuan berupa kejadian, lokasi, situasi ataupun
elemen-elemen lain. Frame digunakan untuk representasi pengetahuan deklaratif.
Contoh
:
·
Frame
Pohon
Spesialisasi dari: Tumbuhan
Jumlah batang: integer (default 1)
Jenis kulit: halus
Model daun: jenis pohon jarum, berganti daun
Bentuk daun: sederhana, berlekuk, campuran
·
Frame
Pohon Perdu
Spesialisasi dari: Pohon
Jumlah batang: 3
Jenis kulit: halus
Model daun: berganti daun
Bentuk daun: sederhana, berlekuk
Setiap
frame individual dapat dipandang sebagai struktur data yang mirip record,
berisi informasi yang relevan dengan entitas-entitas stereotype. Slot-slot
dalam frame dapat berisi :Informasi
·
Identifikasi
frame
·
Hubungan
frame dengan frame lain
·
Penggambaran
persyaratan yang dibutuhkan frame
·
Informasi
procedural untuk menggunakan struktur yang digambarkan
·
Informasi
default frame
·
Informasi
terbaru.
B.
Script
ü Script (Schank &
Abelson, Yale univ) merupakan representasi terstruktur yang menggambarkan
urutan stereotip dari kejadian-kejadian dalam sebuah konteks khusus.
Script mirip dengan frame,
perbedaannya : Frame menggambarkan objek, sedangkan Script menggambarkan urutan
peristiwa.
ü Dalam menggambarkan urutan
peristiwa, script menggunakan serangkaian slot yang berisi informasi tentang
orang, objek dan tindakan-tindakan yang terjadi dalam suatu peristiwa.
ü
Elemen script yang tipikal
:
·
Kondisi
masukan : menggambarkan situasi yang harus dipenuhi sebelum terjadi suatu
peristiwa yang ada dalam script.
·
Prop
: mengacu kepada objek yang digunakan dalam urutan peristiwa yang terjadi.
·
Role
: mengacu kepada orang-orang yang terlibat dalam script.
·
Hasil
: kondisi yang ada sesudah peristiwa dalam script berlangsung.
·
Track
: mengacu kepada variasi yang mungkin terjadi dalam script tertentu.
·
Scene
: menggambarkan urutan peristiwa aktural yang terjadi.
Contoh :
Script
pergi ke restoran
SCRIPT
Restoran
Jalur
(track): fast food restoran
Peran
(roles): tamu, pelayan
Pendukung
(prop): conter, baki, makanan, uang,
serbet, garam,
merica, kecap,
sedotan, dll
Kondisi
masukan: tamu lapar –tamu punya uang
Adegan
(scene) 1: Masuk
·
Tamu
parkir mobil
·
Tamu
masuk restoran
·
Tamu
antri
·
amu
baca menu di list menu dan mengambil keputusan tentang apa yang akan diminta.
Adegan
(scene) 2 : Pesanan
·
Tamu
memberikan pesanan pada pelayan
·
Pelayan
mengambil pesanan dan meletakkan makanan di atas baki
·
Tamu
membayar
Adegan
(scene) 3 : Makan
·
Tamu
mengambil serbet, sedotan, garam, dll
·
Tamu
makan dengan cepat
Adegan
(scene) 4 : Pulang
·
Tamu
membersihkan meja
·
Tamu
membuang sampah
·
Tamu
meninggalkan restoran
·
Tamu
naik mobil dan pulang
Hasil
·
Tamu
merasa kenyang
·
Tamu
senang
·
Tamu
kecewa
·
Tamu
sakit perut
ü
Keistimewaan
Script :
a .
Script
menyediakan beberapa cara yang sangat alami untuk merepresentasikan “suatu
informasi” yang lazim dengan masalah yang bersumber dari sistem AI dari mula.
b .
Script
menyediakan struktur hirarki untuk merepresentasikan informasi melalui inklusi
subscript dengan script.
sumber : http://rahmaanisa96.blogspot.co.id/2016/11/6-representasi-pengetahuan.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar