Selasa, 08 November 2016

6.5 SCHEMATA : FRAME DAN SCRIPT

A.    Frame
ü    Frame (Minsky, 1975) dipandang sebagai struktur data static yang digunakan untuk merepsentasi-kan situasi-situasi yang telah dipahami dan stereotype.
ü    Frame digunakan untuk merepresentasikan pengetahuan stereotype atau pengetahuan yang didasarkan kepada karakteristik yang sudah dikenal yang merupakan pengalaman masa lalu.
ü   Frame berupa kumpulan slot-slot (representasi entitas sebagai struktru objek) yang merupakan atribut untuk mendeskripsikan pengetahuan berupa kejadian, lokasi, situasi ataupun elemen-elemen lain. Frame digunakan untuk representasi pengetahuan deklaratif.
 Contoh :
·         Frame Pohon
Spesialisasi dari: Tumbuhan
Jumlah batang: integer (default 1)
Jenis kulit: halus
Model daun: jenis pohon jarum, berganti daun
Bentuk daun: sederhana, berlekuk, campuran
·         Frame Pohon Perdu
Spesialisasi dari: Pohon
Jumlah batang: 3
Jenis kulit: halus
Model daun: berganti daun
Bentuk daun: sederhana, berlekuk
Setiap frame individual dapat dipandang sebagai struktur data yang mirip record, berisi informasi yang relevan dengan entitas-entitas stereotype. Slot-slot dalam frame dapat berisi :Informasi
·         Identifikasi frame
·         Hubungan frame dengan frame lain
·         Penggambaran persyaratan yang dibutuhkan frame
·         Informasi procedural untuk menggunakan struktur yang digambarkan
·         Informasi default frame
·         Informasi terbaru.
B.     Script
ü    Script (Schank & Abelson, Yale univ) merupakan representasi terstruktur yang menggambarkan urutan stereotip dari kejadian-kejadian dalam sebuah konteks khusus.
     Script mirip dengan frame, perbedaannya : Frame menggambarkan objek, sedangkan Script menggambarkan urutan peristiwa.
ü    Dalam menggambarkan urutan peristiwa, script menggunakan serangkaian slot yang berisi informasi tentang orang, objek dan tindakan-tindakan yang terjadi dalam suatu peristiwa.
ü    
    Elemen script yang tipikal :
·         Kondisi masukan : menggambarkan situasi yang harus dipenuhi sebelum terjadi suatu peristiwa yang ada dalam script.
·         Prop : mengacu kepada objek yang digunakan dalam urutan peristiwa yang terjadi.
·         Role : mengacu kepada orang-orang yang terlibat dalam script.
·         Hasil : kondisi yang ada sesudah peristiwa dalam script berlangsung.
·         Track : mengacu kepada variasi yang mungkin terjadi dalam script tertentu.
·         Scene : menggambarkan urutan peristiwa aktural yang terjadi.
  Contoh :
  Script pergi ke restoran
SCRIPT Restoran
Jalur (track): fast food restoran
Peran (roles): tamu, pelayan
Pendukung (prop): conter, baki, makanan, uang,
                            serbet, garam, merica, kecap,
                            sedotan, dll
Kondisi masukan: tamu lapar –tamu punya uang
Adegan (scene) 1: Masuk
·         Tamu parkir mobil
·         Tamu masuk restoran
·         Tamu antri
·         amu baca menu di list menu dan mengambil keputusan tentang apa yang akan diminta.
Adegan (scene) 2 : Pesanan
·         Tamu memberikan pesanan pada pelayan
·         Pelayan mengambil pesanan dan meletakkan makanan di atas baki
·         Tamu membayar
Adegan (scene) 3 : Makan
·         Tamu mengambil serbet, sedotan, garam, dll
·         Tamu makan dengan cepat
Adegan (scene) 4 : Pulang
·         Tamu membersihkan meja
·         Tamu membuang sampah
·         Tamu meninggalkan restoran
·         Tamu naik mobil dan pulang
Hasil
·         Tamu merasa kenyang
·         Tamu senang
·         Tamu kecewa
·         Tamu sakit perut
ü    Keistimewaan Script :
a  .       Script menyediakan beberapa cara yang sangat alami untuk merepresentasikan “suatu informasi” yang lazim dengan masalah yang bersumber dari sistem AI dari mula.
b  .      Script menyediakan struktur hirarki untuk merepresentasikan informasi melalui inklusi subscript dengan script.
 
     sumber : http://rahmaanisa96.blogspot.co.id/2016/11/6-representasi-pengetahuan.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar